Artikel ini ditulis berdasarkan diskusi seorang pemeluk nasrani
dengan Dr. Zakir Naik. Pertama tama kita harus tahu bahwa islam adalah
satu satunya agama non kristen yang juga beriman terhadap yesus as.
Muslim percaya bahwa yesus a.s bisa menyembuhkan orang buta dan
penderita kusta berkat ijin Allah swt, muslim percaya bahwa ia bisa
menghidupkan orang mati berkat ijin Allah swt, muslim percaya bahwa
yesus terlahir tanpa bapak dan hingga saat ini belum mati dan muslim
percaya bahwa ia adalah rasul besar dari allah swt sang mesiah.
(Diskusi Islam-Kristen: Klik Tombol PLAY)
Kristen dan muslim beriringan tapi ada perbedaannya. Perbedaan
mendasar antara umat kristen dan islam dalam pandangan kepada Yesus a.s
adalah bahwa umat kristen mengklaim bahwa yesus a.s memiliki sifat ilahi
atau bahwa dia juga tuhan. Jika umat kristen berpikir bahwa yesus a.s
memiliki sifat ketuhanan dikarenakan tidak memiliki ayah maka Allah swt
berfirman pada surat ali imran ayat 59 yang artinya ” Persamaan
antara Yesus a.s dihadapan Allah s.w.t adalah sebagaimana Adam a.s Dia
diciptakan dari tanah dan Allah berfirman jadilah ma jadilah dia ”
Jika umat kristen berkata bahwa yesus adalah tuhan karena dia tidak
punya bapak,dalam konteks itu menurut Al Qur’an dan juga menurut bibel
orang kristen. Adam A.s tidak punya ibu dan bapak, maka itu membuatnya
seharusnya menjadi tuhan yang lebih tinggi.
Tidak ada dalam bibel, Allah juga tidak berfirman dalam Qur’an hanya karena seseorang tidak punya ayah, maka dia berarti tuhan.
Allah swt adalah pencipta terbaik, dia ingin menunjukkan kekuasaannya
kepada manusia. Manusia normal dilahirkan dengan ibu dan ayah. Ia
menjadi Adam a.s sebagai contoh yang terlahir tanpa ayah dan ibu dan
kita punya contoh dari hawa yang terlahir tanpa ibu dan contoh terakhir
adalah seseorang yang terlahir tanpa ayah dan hal itu dipenuhi dalam
kelahiran Yesus Kristus a.s.
Yesus a.s adalah satu satunya nabi yang pengikutnya salah paham dan
mengira bahwa dia tuhan. Tidak ada nabi allah swt lainnya yang
pengikutinya salah paham bahwa nabinya adalah tuhan, oleh karena itu
Allah mengangkatnya ke surga dalam keadaan hidup sehingga pada
kedatangannya yang kedua dia dapat bersaksi kepada pengikutnya bahwa dia
bukan tuhan. Allah berfirman dalam Surat Al Ma’idah 116 bahwa ketika
yesus turun kedua kalinya, yesus akan berkata “Aku tidak pernah
mengatakan kepada mereka kecuali ‘Sembahlah Allah, tuhanku dan
tuhanmu’.”
Hal yang sama disebutkan dalam gospel matius 7:22 bahwa kedatangannya
yang kedua ketika orang orang berkata “Tuan, tuan, bukankah kami
bernubuat demi namamu, dan mengusir setan demi namamu, Yesus berkata :
AKu tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari padaku”
Faktanya, jika kita membaca bibel tidak ada satu pernyataan jelas pun
dalam keseluruhan bibel dimana yesus kristus a.s berkata “Aku tuhan”
atau berkata “Sembah Aku.”
Yesus a.s sendiri berkata didalam gospel yohanes 14:28 “Bapaku lebih
besar daripada aku”, gospel yohanes 10:29 “Bapaku lebih besar daripada
segalanya”, gospel matius 12:28 “Aku mengusir setan dengan ruh tuhan”,
gospel lukas 11:20 “Aku dengan jari tuhan mengusir setan” dan juga
gospel yohanes 5:30 “Aku tidak dapat berbuat apa apa dari diriku
sendiri. Aku menghakimi sesuai dengan apa yang aku dengar, dan
penghakimanku adil, sebab aku tidak menuruti kehendakku sendiri,
melainkan kehendak dia yang mengutus aku”
Jadi yesus kristus a.s tidak pernah mengakui keilahian, tapi dia adalah satu rasul adalah Allah swt.

0 komentar:
Posting Komentar